Sejak masa kolonial Belanda, Bojonegoro telah termasyhur karena kemiskinannya. Sampai-sampai C. L. M. Penders, sejarawan Australia, menyebutnya sebagai endemic poverty. Permasalahan Bojonegoro begi…
buku yang terdiri dari 4 bagian ini memberi perspektif baru tentang karakter kewarganegaraan dan hak-hak warga negara di Indonesia. Penulis menunjukkan bahwa perusahaan kelapa sawit seringkali berh…
buku ini mencoba membahas berbagai isu dan problem yang sekarang ini dihadapi oleh para akademisi dan praktisi administrasi publik, terutama terkait dengan problem praktikal yang sekarang ini dihad…
Sisipolitis-humanis, yang sebenarnya merupakan saripati intrinsik dari diri Anas Urbaningrum, hampir tak pernah dijelaskan kepada publik. Iakadung divonis sebagai penggangsi ruang rakyat. Ruang sid…
Kewargaan pascakolonial di Indonesia meneliti sejarah pembentukan negara di Indonesia pascakolonial. Buku ini berawal dengan cerita kematian Jan Djong, seorang aktivis dan mantan kepala desa dekat …
Buku ini berbicara dengan nada geram dan penuh kekuatiran tentang media massa. Buku ini memperingatkan bahwa bila masyarakat sipil tidak cukup mengambil langkah-langkah yang diperlukan, kebebasan p…
Buku ini merupakan gabungan dari tiga brosur politik-ekonomi Tan Malaka yang saat itu beredar dengan sangat terbatas. Buku ini cukup relevan saat ini dan bisa mengugah kesadaran kita akan arti dari…
Muhammad Darwis remaja masygul dan bertanya-tanya: kenapa umat Islam begitu terpuruk dalam banyak hal? Di sisi lain, ia punya pemikiran: Islam tidak mungkin lenyap dari seluruh dunia, tapi tidak m…