“Kenapa sekarang ini manusia menjadi sangat pemarah?” Pertanyaan yang dilontarkan Emha Ainun Nadjib di atas tampaknya mewakili banyak orang di negeri ini. Kita semua menjadi sering marah pad…
POPULAR CULTURE : Pengantar Menuju teori Budaya Populer memberi kan panduan yang gamblang dan komprehensif menuju teoriteori utama budaya populer. Dominic Strinati menyediakan penilaian kritis tent…
Pornografi sama tuanya dengan peradaban manusia itu sendiri. Papirus Mesir dari masa 1150 SM telah menggambarkan berbagai adegan yang bisa dipersamakan dengan foto-foto di majalah porno era 1970an.…
Penulisan buku ini dilatar belakangi oleh serangkaian perkembangan signifikan yang terjadi dalam ilmu sosial selama satu setengah dasawarsa terakhir ini. Perkembangan tersebut lebih banyak terfokus…
Buku ini mengisahkan pengalaman penulis tinggal di Bantaran Kali, di Jakarta. Semua kisah di buku ini sungguh-sungguh terjadi. Bantaran kali hanyalah sebagian kecil dari kota metropolitan Jakarta, …
“Menawarkan solusi atas sejumlah masalah yang telah membingungkan para antropolog selama bertahun-tahun.” — Ashley Montagu Mengapa pemeluk Hindu di India mengagungkan sapi? Mengapa orang Y…
Dalam bukunya yang fenomenal, A Brief History of Time, Stephen Hawking dengan tegas mengubah cara berpikir kita tentang fisika, jagat raya, dan realitas. Melalui buku tersebut, Stephen Hawking, seb…
Pasca-Reformasi, Tan Malaka mungkin adalah aktivis kiri yang paling banyak dibicarakan, setelah sekian lama namanya dikubur oleh rezim Orde Baru. Padahal, ia adalah “Bapak Republik”. Dialah sos…
Kota bukan ruang yang netral. Ia selalu sesak oleh tanda. Dan tanda-tanda itu bukan sekadar tanda-tanda alamiah, melainkan tanda-tanda yang sengaja dibuat untuk kepentingan pembuatnya. Ada beragam …
Perumahan yang tidak terjangkau, upah murah, perawatan kesehatan yang tidak memadai, kebijakan yang berpihak pada modal, perubahan iklim, pekerjaan rumah tangga yang tak dibayar—bukan ini yang bi…