Text
Populisme, politik identitas, dan dinamika elektoral: mengurai jalan panjang demokrasi prosedural
Dalam buku 304 halaman tersebut, yang rilis Maret 2019, Burhanuddin merilis gagasannya dalam rentang kajian berbagai momentum politik, termasuk diantaranya: Pilpres 2014, Pilkada DKI 2016, termasuk Pilkada Serentak 2018 hingga bagian dari tahap awal Pilpres 2019. Penjelasan pada bahagian awal dari buku tersebut dengan terang mendasarkan dirinya pada konsep populisme sebagaimana dimaknai menjadi gerakan anti status quo. Dalam kancah politik, populisme ditandai dengan upaya menempatkan publik sebagai arus utama dan center point.
| B00525 | B-Politik & Pemerintahan PO BU | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain