RA. Kartini

Perpustakaan ABN NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Filsafat untuk Kehidupan

Text

Filsafat untuk Kehidupan

Reza A. A. Wattimena - Nama Orang;

Sudah lama filsafat dianggap sebagai ilmu yang murni akademik. Sejatinya, filsafat adalah upaya untuk mendekati kebijaksanaan, lebih dari sekadar informasi ataupun ilmu pengetahuan. Filsafat bergerak dengan kesadaran sederhana bahwa kebijaksanaan tertinggi tak akan pernah bisa diraih. Ia harus terus didekati, tanpa pernah sampai memeluk sepenuh hati. Dengan berpijak pada akal sehat dan nurani, filsafat pun lalu bisa memperkaya kehidupan.

Apa itu kehidupan? Sulit untuk memberikan jawaban langsung. Namun, kita bisa dengan jelas memisahkan, apa yang bukan kehidupan. Dua hal kiranya penting dipertimbangkan. Pertama, kehidupan lebih dari sekadar pikiran. Menyamakan kehidupan dengan pikiran adalah kekeliruan yang amat mendasar, juga berbahaya. Kedua, kehidupan juga lebih dari sekadar emosi. Emosi datang dan pergi. Mengiranya sebagai nyata justru akan membawa petaka bagi manusia. Kehidupan adalah kesadaran itu sendiri. Ia menjadi latar belakang semua pengalaman manusia. Ia tak terpengaruh oleh pikiran maupun emosi.

Dengan menyentuhnya, manusia akan menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya. Kejernihan pun datang bersama akal sehat dan hati nurani. Ketiga hal itu sebenarnya sudah selalu dimiliki setiap orang. Namun, karena hanyut dalam pikiran dan emosi, ia terlupakan. Filsafat, dengan arah dan metode yang tepat, bisa membangkitkannya kembali. Akal sehat adalah pertimbangan yang mengarah pada tindakan dengan berpijak

pada penyelesaian persoalan serta kebaikan bersama. Sementara, nurani adalah kemampuan untuk bersikap dengan welas asih dalam setiap keadaan. Keduanya tak terpisahkan dari kesadaran ataupun kehidupan.

Buku ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berbicara soal hidup pribadi, yakni bagaimana filsafat bisa memperkaya kehidupan pribadi kita. Bagian kedua berbicara soal kehidupan bersama di tingkat sosial politik. Keduanya adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Buku ini adalah kumpulan tulisan pada 2019 dan 2020. Tulisan-tulisan itu dikemas dengan ringan dan santai, sekaligus mendalam, yang menjadi ciri unik buku ini. Buku ini ditujukan untuk semua orang yang merindukan kedalaman di dalam hidupnya. Dengan kedalaman, akal sehat dan nurani bisa mengalir dengan sendirinya.


Ketersediaan
B03193B-Filsafat & Psikologi FI RETersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
B-Filsafat & Psikologi FI RE
Penerbit
Yogyakarta : Kanisius., 2022
Deskripsi Fisik
424 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9789792173765
Klasifikasi
B-Filsafat & Psikologi
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Edisi 1
Subjek
Buku Filsafat & Psikologi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Reza A. A. Wattimena
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan
  • General
  • Filsafat & Psikologi
  • Agama
  • Politik & Pemerintahan
  • Kebijakan Publik

  • Sosial
  • Hukum
  • Biografi
  • Sejarah & Geografi
  • Kepemimpinan & Pengembangan Diri
  • Novel & Sastra
  • Ekonomi



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan
  • General
  • Filsafat & Psikologi
  • Agama
  • Politik & Pemerintahan
  • Kebijakan Publik

  • Sosial
  • Hukum
  • Biografi
  • Sejarah & Geografi
  • Kepemimpinan & Pengembangan Diri
  • Novel & Sastra
  • Ekonomi

Pencarian Spesifik