Text
Tuhan Pun " Berpuasa "
Allah tetap memancarkan cahaya matahari tanpa
memperhitungkan berbagai pengkhianatan manusia
terhadap-Nya. Allah ”berpuasa” menahan diri dari
murka-Nya terhadap manusia.
Puasa adalah ”milik khusus” di haribaan-Nya. Sampai-
sampai Ia mengorbankan diri-Nya seakan-akan
Ia butuh sesuatu dari ibadah puasa manusia, padahal
puasa merupakan proses dasar pembebasan dan penyelamatan
manusia atas dirinya sendiri.
Cak Nun dengan sangat jernih memandang semua
”puasa” dari berbagai sisi yang mampu menjernihkan
batin dan mencerahkan pikiran kita.
| B01927 | B-Agama TU EM | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain